Monday, November 20, 2006

Sedih...Pengen Nangis di Pangkuanmu...

Hari itu sungguh aneh, gak biasanya aku dapet sms dari adek yg isinya singkat, padat, jelas dan dalem banget.

" Jgan krumah skarang..thx.. "

Wow, sms nan singkat yg kudapat dari orang yg kusayangi. Sejak awal aku ada rencana bareng temen2 maen ke rumah adek, tapi melihat isi sms tersebut sejenak aku merasakan sakit, sakit yg teramat di dada. Akhirnya aku bs maen kerumah adek skitar pukul 10 malem, tapi aku disana bener2 dicuekin, dikacangin oleh adek. Sakit banget, ketika aku berusaha bertanya apakah dia masih marah, akan tetapi jawaban yg sekena nya saja yg aku dapat.

Sejenak aku ingin kabur, lari dari masalah ini, jauh...jauh hingga tak satupun yg mengerti dimana aku berada. Jujur, aku bener2 capek...mungkin aku cmn sampah dimata kamu, tapi aku juga manusia yg punya harga diri. Aku juga punya batas sabar, kayak nya aku bener2 harus merealisasikan niatku untuk menjauh dari adek.

Mungkin karna udah gak tahan maka aku mencoba untuk mohon undur diri dari rumah adek dengan seabrek alibi untuk kabur dari suasana yg menurutku udah gak nyaman dan keruh sekali.

Aku Pengen nangis...

Monday, November 13, 2006

Huh...Semuanya cmn harapan yg semu belaka

Agh.....
Pusing...Pusing...Pusing.....

Pusing mikirin semua kejadian yg melingkupiku beberapa hari ini...

Terkadang keinginan kita hanya sebuah bayangan yg semu tanpa kita tau ending dari kehidupan kita...
Aku manusia yg lemah, semuanya aku kembalikan kepada ALLAH. Aku selama ini cmn ingin perjuangin cinta saya...perjuangin apa yg patut aku perjuangin...
Apa aku salah...
Apa aku sedemikian hina dimata kamu...
Apa aku sedemikian tak berartinyakah dihadapan kamu...
Aku rasa dari awal emang salah...aku melanggar komitmen pribadiku...aku...salah...
Lelah...capek...
Aku sangat bangga bs mengenalmu, aku belajar banyak hal tentang kamu, belajar apa itu sabar, gak egois, menghargai pendapat orang...
huh...harusnya dari awal aku sadar...harusnya aku sadar diri...dasar aku emang gak tau diri...muka tembok...gak tau malu...aku langgar komitmenku...
harusnya aku tau......dari awal hatiku slalu berbisik kalo smuanya percuma, aku cmn mengharapkan sesuatu yg semu...
Perasaan ini..cmn cinta yg bertepuk sebelah tangan...
aku capek...
aku lelah...
aku pusing...
apa aku salah...kalo aku perjuangin cintaku slama ini...apa aku salah...perjuangin apa yg pantas aku perjuangkan....
Aku lelah...
Aku capek...
Maapin aku...

Saturday, November 11, 2006

- T a b o o o -

Aku gak tau apa yang aku rasain...

Gundah, gelisah ato hanya emosi tak bertuan...
Akankah emosi ini bertepi???

Atau hanya halusinasi tanpa tendensi...
Retorika tanpa logika...

Semua bungkam...
Aku cuman bisa mengendus sunyi sepi hati...
Tanpa tau dimana aku...

Jangan jadikan aku orang yang munafik...
Jadikan aku picik akan peliknya kalbu...

Satu hal yang aku tau...

" Aku Sayang Kamu "

Teriring salam senyum bidadari...
Biarkan kesunyian menemaniku...

- Diantara ruang dan waktu, aku katakan "abang sayank adek" -

- E L E G I -

Sayup senyap sayap merpati...
Menyambut asa...

Berdiri antara ada dan tiada...
Merajut mimpi diantara riuhnya alunan melodi...

Hey...Aku bukan BATU !!!

Haruskah aku terus bermimpi?

Derita ini menyayat...
Serpihannya menusuk hati setajam senyummu...

Kau seperti arak yang merusak alam sadarku...

Biarkan arakmu...
Membius dan membunuhku...

Coz I Love U

- diantara ruang, dalam penatnya hari-2 kuw -

Wednesday, November 08, 2006

Uraian Waktu Presentasi Hukum Pidana Internasional

Indonesia adalah negara Maritim yang memangku Kawasan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dimana sebagian besar garis batas terluar dengan negara tetangga adalah laut. Disamping itu pula Indonesia sebagai Kawasan Jalur perhubungan ekonomi akan memiliki banyak masalah di laut yang timbul akibat dari tingginya intensitas pemanfaatannya oleh negara – negara pengguna. Salah satu permasalahan yang menonjol yang sering terjadi di Perairan Indonesia adalah masalah perompakan atau pembajakan di laut. Sering terjadinya pembajakan di Alur Laut Kepulauan Indonesia yang antara lain di Selat Malaka, banyak disoroti oleh Dunia Internasional dan hal ini menimbulkan citra buruk Indonesia terutama di bidang penegakan hukum di laut. TNI AL Selaku pengemban misi pengaman seluruh wilayah perairan yurisdiksi nasional, tentunya terpanggil bersama – sama dengan instansi lain terkait untuk secara maksimal mengamankan wilayah laut, terutama jalur – jalur pelayaran tersebut. Guna melaksanakan fungsi pengamanan tentunya harus ada sarana dan prasarana yang memadai, antara lain harus ada Armada Laut yang kuat yang mampu mengawasi seluruh wilayah Laut Indonesia terutama wilayah – wilayah yang rawan terjadi tindak kriminal di laut. Disamping ini pula perangkat hukum terutama Peraturan Perundang – undangan yang ada harus pula menjadi perioritas utama yang dapat memberi keleluasaan bertindak apabila para Penegak Hukum menemukan tindak kejahatan di laut. Khusus mengenai tindak pidana pembajakan di laut, terdapat satu pertanyaan menarik untuk dibahas yaitu : Apakah penyidik lain selain Polri terutama penyidik TNI AL berhak untuk melakukan penyelidikan terhadap tindak pidana pembajakan di laut ?. Hal ini terkait dengan permasalahan bahwa pasal – pasal mengenai tindak pidana pembajakan di laut diatur dalam Kitab Undang – undang Hukm Pidana (KUHP) yang penyidiknya adalah Polri. Pasal 284 ayat (2) KUHAP dikatakan bahwa “Dalam waktu dua tahun setelah undang – undang ini diundangkan, maka terhadap semua perkara diberlakukan ketentuan undang – undang ini, dengan pengecualian untuk sementara mengenai Ketentuan Khusu Acara Pidana sebagaimana tersebut pada undang – undang tertentu, sampai ada perubahan atau dinyatakan tidak berlaku lagi “. Mengingat ketentuan mengenai pasal 284 ayat (2) KUHAP di atas maka dapat disimpulkan bahwa Undang – undang mengakui pula keberadaan penyidik diluar penyidik Polri . Menyangkut masalah – masalah pembajakan, pada jaman pemerintah penjajahan Belanda dikeluarkan suatu Produk Undang – undang yaitu dikenal dengan nama Ordonansi Lautan Teritorial dan Lingkungan Laut Larangan (Maritim)1939 atau dalam Bahasa Belanda dikenal dengan nama Territoriale Zee En Maritime Kringen Ordonantie (TZMO) 1939 yang diundangkan pada tanggal 18 Agustus 1939 : Stbl. 1939 N0. 442 yang mulai berlaku sejak tanggal 25 September 1939. Ordonansi ini masih tetap berlaku sampai sekarang dan belum dicabut oleh suatu peraturan perundang – undangan . Dalam Pasal 13 disebutkan bahwa : (1) Untuk memelihara dan mengawasi pentaatan ketentuan – ketentuan dalam Ordonansi ditugaskan kepada : Komandan Angkatan Laut Surabaya dan Komandan - Komandan Kapal – Kapal Perang Negara dan Kamp – kamp Penerbangan dari Angkatan Laut. Nahkoda – nahkoda dan Jawatan Pelayaran Negara dan Nahkoda – nahkoda perambnuan (Babakening) dan penerangan Pantai, orang – orang yang di bawah perintah Komandan – komandan, Petor – petor (Gezghebbers) dan Nahkoda – nahkoda yang untuk dilengkapi dengan Surat Perintah Perwira – perwira AL yang diserahi tugas pimpinan atas Kapal Daerah. Syahbandar dan pegawai – pegawai yang bertugas semacam itu, Pandu – pandu Laut (Loodsen), pula juragan – juragan dan kapal daerah dan selanjutnya orang – orang yang ditunjuk oleh Kepala Staf Angkatan Laut. (2) Sekedar demikian itu diperlukan untuk menjamin hak – hak negara, maka dengan pemeliharaan dan pengawasan termasuk dalam ayat (1), juga ditugaskan kepada Pegawai – pegawai dan Bea Pengeluaran dan Cukai. Dalam pasal 14 disebutkan : “Selain dari Orang – orang yang pada umumnya diwajibkan mengusut Perbuatan – perbuatan yang dapat dihukum, maka orang –orang yang tersebut dalam pasal diatas berhak untuk mengusut tindak pidana menurut atau berdasarkan ordonansi ini, juga pelanggaran – pelanggaran tersebut diatas ketentuan – ketentuan Larangan mengenai pemasukan pengeluaran dan pengangkatan melalui lautan dan atas perbuatan – perbuatan yang dapat dihukum sebagai mana tercantum dalam Pasal 167 dan 168, sekedar apabila pasal – pasal ini berhubungan dengan memasuki tanpa hak Stasiun pandu Kapal – kapal penerangan dan organisasi penerangan Pantai, Pasal – pasal 196 s/d 199, 324 s/d 326, 438 s/d 443, 447 s/d 451, 437 dan 564 s/d 566 KUHP”. Tentang pasal 438 s/d 443 KUHP yang disebutkan pada pasal 14 TZMKO diatas adalah tidak pidana menyangkut pembajakan di laut (Pasal 438 KUHP), Pembajakan di Pesisir (Pasal 440 KUHP), Pembajakan di sungai (Pasal 441 KUHP), sedangkan pasal 442 dan 443 KUHP mengatur tentang Orang – orang yang bekerja sebagai nahkoda maupun ABK dan Kapal – kapal (Perahu) yang digunakan untuk melakukan tindak pidana pembajakan tersebut. Tentang ketentuan dalam pasal 13 TZMKO ada beberapa pihak yang diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap pentaatan ketentuan dalam ordonansi ini yaitu : 1. Komandan Angkatan Laut Surabaya. 2. Komandan – komandan Kapal Perang Negara. 3. Kamp – kamp Penerbangan Angkatan Laut. 4. Nahkoda – nahkoda dari Jawatan Negara. 5. Nahkoda – nahkoda Perambuan dan Penerangan Pantai. 6. Orang – orang dibawah perintah Komandan – komandan. 7. Petor – petor. 8. Nahkoda – nahkoda yang dilengkapi surat perintah. 9. Perwira –m perwira Angkatan Laut yang memimpin kapal daerah. 10. Syahbandar. 11. Pandu – pandu Laut. 12. Juragan – juragan kapal daerah. 13. Orang – orang yang ditunjuk oleh Kepala Staf Angkatan Laut. 14. Pegawai Bea Pengeluaran dan Cukai. Semua pihak yang diberi tugas untuk melakukan pengawasan tersebut diatas diberi tugas pula untuk melakukan pengusutan atau penyidikan sebagai mana tercantum dalam pasal 14 TZMKO. Apabila kita menganalisa ketentuan pasal 13 dan pasal 14 TZMKO diatas dapat disimpulkan bahwa kewenangan penyidikan yang diberikan oleh Undang – undang kepada Instansi lain, yang diatur secara jelas dan tegas, bukan merupakan penafsiran Hukum, tetapi merupakan suatu pelaksanaan dari aturan Hukum. Dengan demikian kewenangan tersebut juga memiliki dasar Hukum yang kuat. Salah satu contoh kasus menyangkut penerapan pasal 14 TZMKO Staatablad No. 442 adalah dalam kasus pembajakan Kapal MT Selayang yang disergap oleh Lanal Balikpapan. Dalam kasus initernyata berkas perkara dapat diterima oleh Kejaksan Negeri Balikpapan dan selanjutnya telah disidangkan di Pengadilan Negeri Balikpapan pada Tanggal 2 Februari 2002 dan telah diputuskan dengan Hukuman Penjara 4 Tahun 6 Bulan. Menyangkut kewenangan penyidikan dalam kasus – kasus pembajakan haruslah dilakukan dengan mengedepankan saling Koordinasi antar Instansi terkait, terutama unsur Kepolisian RI yang juga memiliki kewenangan penyidikan yang sama, agar tujuan dari Fungsi – fungsi pengamanan di Laut. Terutama demi terciptanya keamanan pada jalur pelayaran Internasional dapat terwujud.

Tuesday, November 07, 2006

Tommy dan Dagelan Hukum Indonesia

Lama neh gak nulis seputar dunia politik ato mungkin politik kampus. Hmm...au...ah gelap tapi ada segelintir uraian yg ingin aku sampaikan seputar bebasnya terpidana Tommy Soeharto. Hmm...rumit...ah gak juga...dari awal saya udah menduga, tapi bukan berarti saya berburuk sangka, sejak semula kasus Tommy merupakan kasus yg sangat spesial...dituntut karena kasus tukar guling dengan penyertaan pembunuhan berencana terhadap Hakim yg menangani kasus Tommy sendiri.

Kita harus bisa mencermati kasus Tommy sebagai suatu perkara pidana yg memiliki keunikan tersendiri. Jaksa pada waktu itu menuntut Tommy dengan pidana 15 tahun penjara akan tetapi putusan Hakim 10 tahun penjara. Hmm...Sungguh aneh, seseorang yg didakwakan malakukan pembunuhan berencana hanya diganjar 10 tahun penjara. Hmm...yah...itulah Indonesia, atau mungkin ada dagelan hukum pada kasus Tommy. Lebih anehnya lage, Tommy mendapatkan fasilitas "APARTEMENT" di penjara. Keistimewaan yg laennya adalah ketika Tommy baru menjalani 5 tahun dan akhirnya bs bebas bersyarat. Perlu kita ketahui bahwa total grasi yg diterima Tommy Lebih dari 3 Tahun. Karena alasan telah menjalani 2/3 masa tahanan maka Tommy bs dibebaskan secara bersyarat.

Inikah potret penegakan hukum di Indonesia? Inikah cermin masyarakat Indonesia?
Sedih menggelayuti pemikiran dan idealisme saya sebagai mahasiswa Hukum. Apakah saya bisa berjuang mempertahankan idealisme dan menegakkan hukum sebagaimana mestinya. Iniah yg kadang2 sering menjadi suatu pergolakan pemikiran saya terhadap masa depan penegakan hukum di Indonesia. Mampukah saya bertahan di tengah tengah arus dagelan Hukum.

Saturday, November 04, 2006

Abang inget adek teyuz...huks...

Sabtu pagi ini...

Hari ini kegiatan kampus sepi, selain karna hari sabtu yakni hari libur kuliah buat undip...

Pagi2 skali aku dapet sms dari temen yg ngabarin kalo hari ini ada latihan repling jam 9 pagi. Seperti biasa aku mandi dan pakai baju training buat latian repling hari ini. Luar biasa kacau pikiranku, setelah hubunganku agak membaik, eh malah dia dpt musibah yg sangat berat...

Waktu dikampus suasana mayan sepi sehingga pras nyuruh aku tuk pasang tali di pohon serta bikin safety cukup 1 aja katanya. Aku mulai pasang tali dan bikin safety 1 aja sesuai dengan permintaan. Aku segera mengeluarkan peralatan manjat seperti webbing, karabiner, figur x ato kong,tali trusik, sarung tangan dan sebagainya...

Aku nyoba untuk naek alias manjat yg pertama kali karna aku yg pasang tali nya. Pikiranku agak kacau waktu itu masi kepikiran adek yg sangat marah karena kesalahanku yg tempo hari. Disaat aku manjat di ketinggian 3meteran, aku mengubah posisi tali untuk turun, akan tetapi entah mengapa...ato mungkin aku melamun ato banyak pikiran sehingga aku lupa memasang kong alias figur x pada taliku, sehingga waktu aku lepas tali trusik dan tiba2....gubrakkkkk.....!@#$%^&*()....aku jatuh...au....sakit...

Alhamdulillah gak ada luka sedikitpun, tapi ada sedikit memar dipinggang dan kakiku serta nyeri di pergelangan tanganku. Mungkiin karena sewaktu jatuh tadi aku menyangga dengan kedua tanganku...untung gak patah kata temenku...abis itu aku gak di ijinin lage naek...huks...sedih na....

Yah...satu lage pelajaran buatku...aku harus mengambil hikmah dari kasus tersebut...


Maapin abang dek...abang sayang adek...

Thursday, November 02, 2006

Maapin abang...

Yang abang kuatirin terjadi juga...

Kalut bener pikiran abang, mikirin adek yg ngambek and marah gara2 semua kebodohan abang. Sebelumnya abang udah nyoba nelpon adek berkali-kali tapi hasilnya gak adek angkat (entah adek sengaja apa enggak). Begitu pula dengan sms abang (Delivered but not responded), waktu itu abang nyoba kontak adek mau minta maap atas kebodohan dan kesalahan abang yg bikin adek jengkel 1/2 mati.

Abang dari tadi mencoba untuk bersikap arif, bijak serta dewasa dalam mengatasi masalah ini. Disaat abang masi sms an sama adek abang masih bisa self control, tp saat adek minta ini semua berakhir...abang sedih dek. It's undefined feeling...

Dek, abang bener2 paham kalo adek marah gara2 abangmu yg bodoh ini. Abang gak bisa nurutin permintaan adek 'tuk ngejauhin adek, sejenak abang ngerasa sakit menelan ludah abang. Dek, abang cmn minta adek beri abang satu kesempatan lage dan apabila dikemudian hari abang mengulangin kebodohan yg sama abang bakalan ikhlas menerima vonis dan tuntutan dari adek...abang udah siap meski pahit skalipun.

Dek, abang gak ngerti jalan cerita kita, yg abang rasa koq mirip " SERENDIPITY ". Kita emang knalan secara alamiah, tetapi ada berbagai tanda2 yg ditunjukan Oleh Allah Azza Wa Jalla. Abang gak ngerti ini smua, abang yg dengan kebodohan abang, smuanya...Kita sama2 mencari apa itu yg namanya " Destiny ". Sungguh ironi kalo semua berakhir seperti ini...

Dek, abang bener2 nyesel kalo semuanya jadi ruwet dan ribet kayak gini. Adek berhak dapet seseorang yg lebih baik tp dek, satu hal yg perlu adek ketahui bahwasannya " Abang Sayang Adek ". Abang yakin malem ini adek nangis ampe mata adek sembab, ugh...semua ini gara2 abang, abang yg bikin adek jadi sedih memikirkan kebodohan yg abang kerjakan. Dek, abang bener2 nyesel...abang nyesel...abang nyesel...abang nyesel...

Abang cmn minta one more time...satu kesempatan lage buat abang. Abang akan berusaha sebaik-baiknya jagain adek, nasihatin adek, ngebimbing adek, ngingetin adek. Berat buat abang buat ngelupain ini smua, abang udah terlanjur sayank ama adek...



- Orang yg paling tolol dan bodoh -

And I Miss You

Damn...
Hiks...so sad, mungkin itulah sekelebatan perasaan yg sedang bernaung dipikiranku. Sedih karna aku cmn bs denger serak suara serta batuk 'n flu di kejauhan penghujung telepon. Aku gak bisa ada dideket orang yg aku sayangi padahal dia sedang sakit dan mungkin keberadaanku didekat dia bisa sedikit mengurangi sakit yg dirasakannya. Aku cmn bs membaca offline message dan message di FS. Ada segelumit rindu yg memancar dibathinku...huh...aku semakin terbawa suasana ketika music yg aku puter yaitu lagunya Blink 182 yg I Miss U. Hiks...kangeeeeeeennnn......

Tapi disinilah aku dituntut untuk bersikap arif serta kedewasaanku di uji. Toh tujuanku disemarang juga buat masa depan kita bersama. Semakin aku mengenalnya semakin aku terhipnotis oleh pribadinya yg sangat bisa mengisi dari sifat2 ku sendiri. Aku yg egois, temperamen dan keras sudah mulai di imbangi oleh sifatnya yg introvert, manja, ngambekan bgt(heheh...). Secara gak sadar aku mulai belajar sabar, dan ngurangin ke egoisan ku...sungguh aneh...aku justru belajar banyak hal dengan orang yg lebih muda dan dolo aku anggap masi gak ngerti apa2. Luar biasa...aku yg gak pernah bisa mengalah di forum2 diskusi serta debat bisa luluh bahkan bisa dikatakan gak berkutik.

Aku belajar banyak hal tentang sabar, justru dari orang yg sempat aku sepelekan...Sekarang aku justru makin sayank.....huhu...

Aku skrg sudah mulai bisa menahan emosi temperamenku, aneh...sungguh aneh...tp aku suka...
Senyumnya dan cara dia kasi semangat bikin aku makin mantab menyongsong masa dpnku. Emang dia cuek tp tanpa dia sadari dia bisa membagi kapan saat cuek dan kapan saat perhatian.
Yah...seperti untaian bait dari Blink 182....

" And I Miss You... "

Aku sayank kamu.....